Sunday, March 24, 2013

SHALAT DHUHA DAN KEUTAMAANNYA

Shalat dhuha adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika mata hari sedang naik. Kira-kira ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur.
 Jumlah raka'at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka'at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka'at sekali salam.

A. TATA CARA SHALAT DHUHA

1. Pada raka'at pertama setelah Al-fatihah membaca surat Asy-syams
2. Pada raka'at kedua setelah Al-fatihah membaca surat Adh-dhuha

Niatnya:
Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
"Aku niat shalat sunnat dhuha dua rakaat, karena Allah".

Doa yang dibaca setelah shalat dhuha
"Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu adalah waktu dhuha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, dan perlindungan  itu, perlindungan-Mu". "Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi kerluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram secikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu limpahkanlah kepada kami segala yang telah engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh".

B. RAHASIA DAN KEUTAMAAN SHALAT DHUHA
Hadits rasulullah saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat dhuha, antaranya:

1. SEDEKAH BAGI SELURUH PERSEDIAAN TUBUH MANUSIA
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa nabi Muhammad saw bertsabda:
"Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyeru kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat dhuha diberi pahala" (HR. Muslim).

2. GHANIMAH (KEUNTUNGAN) YANG BESAR
Dari Abdullah bin 'Amr bin 'Ash radhiyallahu 'anhuma, ia berkata:
"Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang. Nabi saw berkata: "Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya hganimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya). Lalu Rasulullah saw berkata "Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan)nya dan cepat kembalinya? Mereka menjawab; "Ya! Rasul berkata lagi: "Barangsiapa yang berwudhu', kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat dhuha, dia lah yang paling dekat tujuannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya." (Shahih al-Targhib:666)

3 SEBUAH RUMAH DI SURGA
Bagi yang rajin mengerjakan shalat dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muhammad saw:
"Barangsiapa yang shalat dhuha sebanyak empat  raka'at dan empat rakaat sebelumnya maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga." (Shahih al-Jami':634)

4. MEMPEROLEH GANJARAN DI SORE HARI
Dari Abu darda' ra, ia berkatas bahwa Rasulullah saw berkata:
"Allah ta'ala berkata: "Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya" (Shahih al-Jami:4339)

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: "Innallaa 'azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi'arba 'i raka'at ukfika bhinna akhira yaumika" ("sesungguhnya Allah 'Azza Wa Jalla berkata: "Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awwal hari, maka Aku akan mencukuimu di sore harimu").

Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:
"Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan 'umrah.... (Shahih al-Targhib: 673). dalam ssebuah hadits yang lain (shubuh) berjamaan, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna" (Shahih al-Jami': 6346).

5. AMPUNAN DOSA
Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan." (HR. Tirmidzi)

No comments :