Disini saya berikan tatacara dan sikap kita ketika shalat agar kita lebih paham lagi khususnya bagi saya sendiri umumnya untuk saudara yang ingin memperdalam dan mempelajari tata cara shalat fardhu agar kita lebih mantap lagi menjalankan ibadah yang dalam salah satu rukun islam tertera.
Untuk rakaatnya:
shalat maghrib 3 rakaat
Untuk rakaatnya:
shalat maghrib 3 rakaat
shalat isa' 4 rakaat
shalat subuh 2 rakaat
shalat dhuhur 4 rakaat
shalat ashar 4 rakaat
1. Gerakan berdiri tegak untuk shalat
2. Gerakan Mengankat Kedua Tangan
Setelah selesai iftitah, kemudian membaca surat Al-Fatihah. Alfatihah:
- Angkat tangan sambil mengucapkan takbir. Caranya sama seperti takbiratulihram.
- Turunkan badan ke posisi membungkuk.
- Kedua tangan menggenggam lutut. Bukan menggenggam betis atau paha.
- Jari-jari tangan direnggangkan. Posisi tangan lurus, siku tidak ditekuk.
- Peunggung dan kepala sejajar. Punggung dan kepala dalam posisi mendatar.
- Tidak terlalu condong ke bawah. Tidak pula mendongah ke atas.
- Kaki tegak lurus, lutut tidak ditekuk.
- Pinggang direnggangkan dari paha.
- Pandangan lurus ke tempat sujud.
- Sesudah posisi ini mantap, kemudian membaca salah satu doa rukuk.
Badan kembali tegak berdiri. Tangan rapat di samping badan. Ada juga yang kembali ke posisi bersedekap seperti halnya ketika membaca surat Al-Fatihah, Perbedaan ini terjadi karena beda pemaknaan terhadap hadits dalilnya.Padahal dalil yang digunakan sama. Namun, jumhur ulama sepakat bahwa saat 'iktidal itu menyimpan tangan rapat di samping badan.
Berdiri tegak pada shalat fardhu hukumnya wajib. Berdiri tegak merupakan salah satu rukun shalat. Sikap ini dilakukan sejak sebelum takbiratul ihram. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
1. Posisi badan harus tegak lurus dan tidak membungkuk, kecuali jika sakit.
2. tangan rapat di samping badan.
3. Kaki direnggangkan, paling lebar selebar bau.
4. Semua ujung jari kaki menghadap kiblat.
5. Pandangan lurus ke tempat sudud.
6. Posisi badan menghadap kiblat. Akan tetapi, jika tidak mengetahui arah kiblat, boleh menghadap ke arah mana saja. Asal dalam hati tetap berniat menghadap kiblat.
Ada banyak keterangan tentang cara mengangkat tangan.
menurut kebanyakan ulama caranya adalah sebagai berikut:
1. Telapak tangan sejajar dengan bahu.
2. Ujung jari-jari sejajar dengan puncak telinga.
3. Ujung ibu jari sejajar dengan ujung bawah telinga.
4. Jari-jari direnggangkan.
5. Telapak tangan menghadap ke arah kiblat, bukan menghadap ke atas atau ke samping.
6. Lengan direnggangkan dari ketiak (sunah bagi laki-laki). Untuk perempuan ada yang menyunahkan merapatkannya paa ketiak. Namun, boleh juga merenggangkannya.
7. Bersamaan degnan mengucapkan kalimat takbir.
Catatan: Mengangkat tangan ketika sahalat terdapat pada empat tempat, yaitu saat takbiratulihram, saat hendak rukuk, saat iktidal (bangun dari rukuk), dan saat bangun dari rakaat kedua (selesai tasyahud awal) untuk berdiri meneruskan rakaat ketiga.
3. Gerakan sedekap dalam shalat
Sedekap dilakukan sesudah mengangkat tangan takbiratulihram. Adapun caranya adalah sebagai berikut:
a. Telapak tangan kanan diletakkan di atas pergelangan tangan kiri, tidak digenggamkan.
b. Meletakkan tangan boleh di dada. Boleh juga meletakkannya di atas pusar. Boleh juga meletakkannya di bawah pusar.
Ketika bersedekap, doa yang pertama dibaca adalah doa iftitah.
Sesudahnya membaca surat Al-fatihah, kemudian membaca surat pendek seperti Al-ikhlas, Al'asr, dan An-Nasr dll.
Adapun bacaan ada di bawah ini:
Doa Iftitah:
Allahu akbaru kabiraa wal hamdu lillaahi katsiraa wasubhaanallahi bukrataw waasshilaa. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wanaa ana minal musyrikin.
Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahirabbil 'aalamiin. Laa syarika lahuu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.
Artinya:
Allah Maha Besar, Maha Sempurna Kebesaran-Nya. Segala Puji Bagi Allah, Pujian Yang Sebanyak-Banyaknya. dan Maha Suci Allah Sepanjang Pagi dan Petang.
Kuhadapkan Wajahku kepada Zat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan kepasrahan dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang Musyrik.
Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku smuanya untuk Allah, Penguasa Alam semesta.
Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan demikianlah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang islam.
Bismillaahir rahmaanir rahiim.
Alhamdu lillahi rabbil 'aalamiin.
Arrahmaanir rahiim.
Maalikiyaumiddiin.
Iyyaka na'budu waiyyaaka nasta'iin.
Ihdinash shiraathal mustaqiim.
Shiraathal ladziina an'amta 'alaihim ghairil maghdhuubi 'alaihim waladhdhaalliin. Amin
Allahu akbaru kabiraa wal hamdu lillaahi katsiraa wasubhaanallahi bukrataw waasshilaa. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wanaa ana minal musyrikin.
Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahirabbil 'aalamiin. Laa syarika lahuu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.
Artinya:
Allah Maha Besar, Maha Sempurna Kebesaran-Nya. Segala Puji Bagi Allah, Pujian Yang Sebanyak-Banyaknya. dan Maha Suci Allah Sepanjang Pagi dan Petang.
Kuhadapkan Wajahku kepada Zat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan kepasrahan dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang Musyrik.
Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku smuanya untuk Allah, Penguasa Alam semesta.
Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan demikianlah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang islam.
Bismillaahir rahmaanir rahiim.
Alhamdu lillahi rabbil 'aalamiin.
Arrahmaanir rahiim.
Maalikiyaumiddiin.
Iyyaka na'budu waiyyaaka nasta'iin.
Ihdinash shiraathal mustaqiim.
Shiraathal ladziina an'amta 'alaihim ghairil maghdhuubi 'alaihim waladhdhaalliin. Amin
Artinya:
Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi Maha Penyayang.
yang maha pengasih lagi maha penyayang.
Penguasa Hari Pembalasan.
Hanya kepada-Mu lah aku menyembah dan hanya kepada-Mu lah aku memohon pertolongan.
Tunjukilah kami jalan yang lurus.
Yaitu jalannya orang--orang yang telah kau berikan nikmat, bukan jalannya orang-orang yang kau murkai dan bukan pula jalannya orang-orang yang sesat.
4. gerakan rukuk dalam shalat
Rukuk artinya membungkukkan badan. Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut.
Adapun Bacaan Rukuk Sebagai berikut:
RUKU'
Subhaana Rabbiyal 'adziimi wa bihamdih. 3 x
Artinya:
Maha suci tuhanku yang maha agung dan dengan memuji-Nya.
5. Gerakan 'itidal dalam shalat
'tidal adalah bangkit dari rukuk. Posisi badan kembali tegak, ketika bangkit disunnahkan mengangkat tangan seperti ketika takbiratulihram. Bersamaan degnan itu membaca kalimat "sami'allahu liman hamidah".
Sesudah badan mantap tegak berdiri, barulah membaca salah satu doa 'itidal.
Bacaan 'Itidal
Sami'allahu liman hamidah.
Rabbanaa lakal hamdu mil'us samaawati wa mil 'ulardi wa mil 'umaasyi'ta min syai'in ba'du.
Artinya:
Semoga Allah mendengar (menerima)Pujian orang yang memuji-Nya (dan membalasnya).
Wahai Tuhan kami! Hanya untuk-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan bumi dan sepenuh barang yang kau kehendaki sesudahnya.

No comments :
Post a Comment